Pemerintah Irlandia Membangun Jaringan Bisnis di Jakarta
Jakarta, 30 Mei 2010 – Pemerintah Irlandia meluncurkan Jejaring Dialog Bisnis Irlandia-Indonesia di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada tanggal 26 Mei 2010. Jejaring ini merupakan sebuah forum yang ditujukan untuk memfasilitasi dan mempromosikan hubungan bilateral dan perdagangan antara Irlandia dan Indonesia.
Pertemuan kali ini dipimpin oleh duta besar Irlandia untuk Singapura, Indonesia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Timor timor, Richard O’Brien. Turut hadir pula dalam acara ini, perwakilan dari Enterprise Ireland, dan juga sejumlah pengusaha dan perwakilan korporasi baik dari Indonesia maupun Irlandia.
Menurut O’Brien, pembentukan jejaring ini, yang kemudian akan menjadi divisi tersendiri di bawah Enterprise Ireland, mengindikasikan bahwa Irlandia, ke depannya, akan menanamkan investasi lebih banyak di Indonesia melalui perusahaan-perusahaan dan pengusaha-pengusahanya.
Duta Besar O’Brien dan Pat O’Riardan, kepala Enterprise Ireland di Singapura, mengatakan kepada the Jakarta Post bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia telah membantu membentuk antara 2.500 hingga 3.000 lapangan pekerjaan. Perusahaan-perusahaan Irlandia yang beroperasi di Indonesia diantaranya beroperasi di bidang makanan dan minuman (seperti perusahaan bir Guinnes), telekomunikasi, dan media.
Laporan dari the Jakarta Post memberitakan bahwa perusahaan bumbu global asal Irlandia Kerry Group Plc telah mengakuisisi PT Armita Indonesia, sementara perusahaan lainnya seperti Independent News and Media Plc telah menanamkan investasi yang besar di PT Abdi Bangsa, pengelola koran nasional Republika.
Dalam kesempatan kali ini, O’Brien mendorong pemerintah Indonesia agar dapat lebih mengurangi hambatan-hambatan dalam pengembangan bisnis supaya dapat meningkatkan jumlah penanaman modal asing lebih banyak lagi.
“Investor membutuhkan transparansi dan ramalan masa depan yang tepat mengenai mekanisme pembayaran pajak. Sebuah sistem pajak yang menarik dan dapat diramalkan adalah mendesak sifatnya, supaya orang-orang akan tahu apa saja yang harus mereka bayarkan.” ujar O’Brien tentang permasalahan berinvestasi di Indonesia.
Berdasarkan data dari Enterprise Ireland, neraca perdagangan antara Indonesia dan Irlandia tahun 2009 bernilai di kisaran 1,2 milliar Euro (1,49 milliar dollar). Perhitungan ini termasuk eksport dari Indonesia ke Irlandia sebesar 650 juta Euro dan import dari Irlandia ke Indonesia sebesar 550 juta Euro.
HD Asia Advisory, telah membantu Enterprise Ireland dan pemerintah Irlandia dalam menyiapkan dan mengatur berbagai pertemuan bisnis, membantu mereka untuk mengetahui keadaan politik dan ekonomi Indonesia lebih baik, dan mengembangkan jejaring bisnis Irlandia di dalam lingkungan bisnis Indonesia.
*In the picture: CEO Bernardus Djonoputro (left) is accompanying Irish Ambassador HE Richard O’ Brien (right) during the Irish Business Network Establishment in Jakarta
