Tim Manajemen

- The Team -

Tim HD Asia Advisory terdiri dari para profesional yang berpengetahuan luas dan sukses di Bisnis, Pemerintahan, Kebijakan Pemerintah, Pengembangan Masyarakat dan penelitian. Rekanan kami meliputi para ekonom, penasehat hukum, insinyur perencanaan regional dan kota, pemimpin think-tank, dan negosiator Perdagangan Bebas.

Bernardus Djonoputro
Bapak Bernardus Djonoputro telah memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bisnis dan industri jasa profesional. Ia menjabat sebagai Direktur Pemasaran Ernst & Young Indonesia selama lima tahun sebelum pindah ke PricewaterhouseCoopers. Sebagai Direktur PWC dia bertanggung jawab untuk pengembangan bisnis dan strategi masuk ke pasar perusahaan tersebut di Indonesia, sampai dia mendirikan HD Asia Advisory.

Beliau juga berpengalaman 6 tahun bersama American Express International di Indonesia sebagai Kepala Divisi Kemitraan Bisnis, Pemasaran & Penjualan. Saat di American Express ia dianugerahi American Express Worldwide Best Performer Award pada tahun 1993, penghargaan tertinggi dari Chairman (Pimpinan) untuk kinerja dan layanan pelanggan (beliau merupakan satu-satunya  orang Indonesia yang telah menerima penghargaan tersebut).

Beliau lulus dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Beliau adalah alumni  Program Pertukaran Pemuda Antar Pemerintah Indonesia-Australia. Selama puncak reformasi tahun 1997, ia mendirikan Spur (Solidaritas Profesional untuk Reformasi), sebuah asosiasi bagi profesional muda pro-reformasi yang didirikan untuk mendukung gerakan mahasiswa yang mendorong reformasi.

Bambang Gunawan
Bambang lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Parahyangan. Dia memiliki 13 tahun pengalaman yang solid di Bank Danamon, salah satu bank terbesar di Indonesia. Dia kemudian menghabiskan waktu 5 tahun di Ernst & Young di Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia, sebelum bergabung dengan HDAA sebagai Kepala Urusan Korporasi. Ia juga merupakan Mitra rekanan yang bertanggung jawab atas hubungan dengan pemerintah daerah, dengan latar belakang pemahaman yang mendalam dan jaringan yang luas di Papua, Riau, Sulawesi, dan Jawa Barat.

Agung Santoso
Agung lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, dan memiliki gelar MBA dari IPMI. Dia adalah seorang bankir yang berpengalaman, yang bekerja lebih dari 15 tahun di industri perbankan. Dia telah bekerja untuk beberapa bank terbesar di Indonesia termasuk Bank Papan Sejahtera dan Bank Ficorinvest. Saat ini ia adalah pelatih yang terakreditasi untuk modul pelatihan wajib Bank Indonesia pada Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR).

Tristanti Mitayani
Tristanti Mitayani pernah menjadi Anggota Parlemen pada masa bakti 2004-2007 dan merupakan anggota aktif Komisi 1 yang menangani Komunikasi dan Informatika, Luar Negeri dan Pertahanan. Dia memulai dan memimpin kaukus parlemen tentang Penyiaran selama tahun-tahun awal. Setelah masa jabatan di parlemen, dia kemudian menjadi Koordinator Wilayah Asia Pasifik untuk International Knowledge Network of Women in Politics (iKNOW Politics), suatu proyek gabungan dari 5 organisasi internasional: UNDP (United Nations Development Program), UNIFEM (United Nations Development Fund for Women) , NDI (national Democratic institute), IPU (Inter Parliamentary Union) dan International IDEA (Institute for Democracy and Electoral Assistance).

Tristanti memiliki gelar Master di bidang Teknik dan Manajemen Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), universitas yang sama di mana dia mendapatkan gelar sarjana Perencanaan Kota dan Wilayah. Dia mengajar paruh waktu dan telah melakukan layanan konsultasi di proyek-proyek di seluruh Indonesia sebelum ia bergabung dengan International City / County Management Association (ICMA, berbasis di Washington DC) sebagai Manajer Kemitraan yang bekerja pada sebuah program bernama Building Institution for Good Governance (Bigg) tahun 2000-2003.

Maman Djajasukmana
Maman Djajasukmana lulus dari Universitas Katolik Parahyangan yang bergengsi di bidang Teknik Sipil. Jaringan bisnis dan kepiawaiannya telah dibangun melalui berbagai keterlibatan dengan perusahaan multinasional. Dia pernah menjadi Wakil Presiden Direktur dan merupakan bagian dari tim awal yang membangun perusahaan baja terbesar Australia di Indonesia, dan turut andil dalam menumbuhkan perusahaan sehingga mencapai posisi kepemimpinan di pasar dengan empat pabrik produksi di seluruh Indonesia.

Dani Muttaqin
Lulusan dari Institut Teknologi Bandung jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ia sekarang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Ikatan Ahli Perencanaan  (IAP). Dani adalah seorang ahli dalam metode peramalan, pemetaan spatial, perencanaan infrastruktur regional & manajemen, termasuk perhitungan pasokan, sisi permintaan infrastruktur di daerah. Dia juga terlibat dalam beberapa proyek pembangunan lapangan hijau (green fields) dan pelestarian sumber daya alam.

Ayu Prabawati
Setelah studi Ekonomi-nya di Erasmus University Rotterdam, ia memperoleh pengalaman dalam sektor perbankan di Indover Bank NV, Amsterdam, dan bank Danamon. Sejak kembali ke Indonesia setelah 15 tahun di Belanda, Ayu telah terlibat dalam beberapa organisasi non-profit di Indonesia dan luar negeri, dan dalam kampanye politik dan pemilihan anggota parlemen di Lampung.

Lutfi Irwansyah
Lutfi lulus dari STAN dengan gelar akuntansi. Pengalamannya mencakup 15 tahun bekerja untuk kantor perwakilan dari Reebok dan Adidas. Kekuatannya adalah menangani masalah-masalah  akuntansi dan keuangan lintas-batas.